UPDATE Jembatan Cemara Ujung Usai Mangkrak! Kembali Dikerjakan, Oprit Ambles Jadi Masalah Serius

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Pekerjaan pembangunan Jembatan Cemara Ujung Sungai Andai (CUSA) kembali dilanjutkan setelah lama mangkrak. Namun belum tuntas disambung, kondisi oprit jembatan justru memicu kekhawatiran, karena terlihat ambles, retak, dan tidak menyatu mulus dengan badan jembatan.

Pantauan di lapangan menunjukkan kerusakan cukup jelas:

Beton oprit terkelupas,

Tanah di bawah struktur hilang menyisakan rongga,

Akses menuju jembatan belum layak digunakan meski badan jembatan gantung dan kabel penahan sudah berdiri.

Warga Khawatir dengan Kualitas Pekerjaan

Warga sekitar mengaku heran bagaimana oprit bisa rusak sebelum jembatan selesai dibangun. Mereka mempertanyakan kualitas pengerjaan dan keberlanjutan proyek yang beberapa kali mandek.

“Baru mau selesai saja opritnya sudah jebol begitu. Kami takut nanti kalau sudah dipakai malah cepat rusak. Jangan sampai masyarakat yang jadi korban,” kata Rahman, warga sekitar, Kamis (4/12/2025).

Rahman menambahkan, masa mangkrak membuat area jembatan makin tak terurus. Beberapa bagian berubah warna dan di sekitar pondasi mulai ditumbuhi semak.

“Kami berharap kalau sudah dilanjutkan, ya dikerjakan benar-benar, semoga cepat aja selesai,” ujarnya.

Jembatan Vital untuk Akses Warga

Jembatan CUSA sendiri merupakan akses penting bagi warga Sungai Andai dan sekitarnya. Tidak heran jika publik meminta transparansi dan pengawasan lebih ketat agar proyek tidak kembali terhenti.

Hingga berita ini diturunkan, alat berat sudah mulai beroperasi dan aktivitas pekerja kembali terlihat di lapangan. Namun satu pekerjaan tambahan kini menanti: memperbaiki oprit yang rusak sebelum jembatan bisa benar-benar difungsikan untuk publik.(Wartabanjar.com/Ramadan)

Baca Juga :   Diduga Ada Orang Tenggelam, Sejumlah Petugas dan Rekanan Relawan Berjaga di Sungai Martapura Belakang Pasar Lima

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca