WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Kasus pencurian yang terjadi di SMPN 26 Banjarmasin mendapat perhatian serius dari Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.
Kadisdik Kota Banjarmasin, Rian Utama, menegaskan bahwa pihak sekolah harus lebih optimal dalam mengelola sistem keamanannya.
Menurut Rian, secara infrastruktur sebagian besar sekolah sebenarnya sudah memiliki standar pengamanan dasar, termasuk keberadaan penjaga sekolah. Namun pengelolaan keamanan dinilai masih perlu diperkuat.
“Untuk pengamanan sekolah, sebenarnya ada beberapa sekolah yang belum memiliki pagar dan infrastruktur pengamanan lainnya,” ujar Rian, Rabu (3/12/2025).
“Tetapi secara umum, infrastruktur sudah memenuhi dan penjaga sekolah juga ada. Sekarang tinggal bagaimana pihak sekolah mengelola keamanan tersebut,” tambahnya.
Terkait pemasangan CCTV, Rian menyebut akan dilakukan koordinasi lebih lanjut, mengingat banyaknya titik yang perlu diawasi di setiap sekolah.
“Titik CCTV di sekolah itu cukup banyak dan perlu didata dengan baik. Nanti akan kami koordinasikan kembali,” jelasnya.
Dinas Pendidikan juga telah mengeluarkan surat edaran khusus menghadapi musim liburan sekolah.
Para kepala sekolah diminta meningkatkan kewaspadaan dan memastikan keamanan lingkungan sekolah terjaga.
“Selama ini pengamanan dasar seperti penjaga sekolah bisa ditangani melalui dana BOS dan sumber lainnya,” tegas Rian.
“Namun apabila ada kebutuhan yang di luar kemampuan sekolah, silakan koordinasikan dengan kami,” sambungnya.
Kasus pencurian di SMPN 26 diharapkan menjadi perhatian bersama agar kejadian serupa tidak terulang di sekolah lain. (Wartabanjar.com/Ramadan)

