WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pelatih Timnas Malaysia U-17 menyatakan bahwa kegagalan timnya lolos ke Piala Asia U-17 2026 terasa seperti “hukuman” atas sejumlah kelemahan internal tim sepanjang kualifikasi. Evaluasi mendalam menurutnya dibutuhkan untuk memperbaiki kualitas skuad.
Malaysia gagal melaju ke turnamen karena kalah bersaing di grup kualifikasi, termasuk dari tuan rumah grup, Vietnam U-17. Pelatih menyebut bahwa tekanan dan harapan tinggi membuat tim muda kesulitan bertahan konsisten, terutama saat menghadapi lawan lebih dewasa secara mental.
Menurutnya, kegagalan ini bukan semata soal teknik atau taktik melainkan soal mentalitas, kedisiplinan, dan kesiapan fisik pemain dalam menghadapi kompetisi tekanan tinggi. Ia mengakui bahwa tim perlu dibentuk ulang: dari seleksi pemain, persiapan fisik sampai mental, agar hasil buruk ini tak terulang.







