Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah menegaskan bahwa liga turut bertanggung jawab secara sosial khususnya dalam upaya pencegahan narkotika, di samping menghadirkan kompetisi bola basket.
Ia menyampaikan kesiapan IBL untuk terlibat aktif dalam program edukasi, kampanye publik, dan berbagai inisiatif preventif lain yang dikoordinasikan bersama BNN dan Perbasi.
Sinergi antara ketiga lembaga tersebut bertujuan menjadi fondasi jangka panjang dalam menciptakan budaya basket yang bersih dan sehat.
“Kolaborasi ini juga diarahkan untuk memperkuat pemahaman atlet dan komunitas basket tentang pentingnya menjaga lingkungan olahraga dari pengaruh negatif narkoba,” jelasnya.
Kunjungan ke BNN tersebut menjadi langkah awal untuk rangkaian kegiatan bersama yang akan dilakukan secara berkelanjutan. BNN dan Perbasi menyambut baik komitmen IBL yang bersifat proaktif, terutama dalam memperluas jangkauan edukasi hingga ke level klub dan pemain muda.
Sebagai tindak lanjut, IBL akan menggelar program sosialisasi antinarkoba kepada para pemain yang akan tampil pada IBL GoPay 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 10 Januari 2026. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







