Sidang Pembunuhan Tiga Nyawa di PN Banjarmasin Memanas, Keluarga Korban Emosi Nyaris Pecah Keributan
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Suasana tegang kembali mewarnai sidang lanjutan kasus pembunuhan yang menyeret Ahmad Riyad alias Sule di Pengadilan Negeri Banjarmasin, Selasa (25/11/2025) sore. Agenda pemeriksaan terdakwa ini berlangsung panas hingga nyaris memicu kericuhan di ruang sidang.
Sejak awal persidangan, keluarga tiga korban—M Fadil, M Rijali, dan M Reno—kembali memadati ruang sidang. Mereka mengikuti jalannya pemeriksaan dengan penuh emosi. Jaksa Penuntut Umum, I Wayan Sutije, terus mencecar Sule dengan pertanyaan terkait kronologi perkelahian berdarah yang menewaskan tiga orang sekaligus pada Minggu (29/6/2025) di kawasan SMPN 35 Banjarmasin, Sungai Andai.
Usai mendengarkan seluruh jawaban terdakwa, Majelis Hakim yang dipimpin Irfanul Hakim memutuskan menunda sidang. Persidangan akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembelaan dari penasihat hukum Sule.
Ketegangan memuncak sesaat setelah sidang dinyatakan ditutup. Seorang pria, kakak salah satu korban, tiba-tiba berusaha menerobos menuju terdakwa. Situasi hampir memanas, namun petugas kepolisian bersama Satpam PN Banjarmasin sigap melerai sehingga tidak terjadi kontak fisik.
Demi keamanan, petugas langsung mengevakuasi Sule melalui pintu khusus Majelis Hakim di dalam ruang sidang Sari Inklusi. Ia kemudian dibawa kembali ke ruang tahanan PN Banjarmasin sebelum dipindahkan ke bus tahanan Kejari Banjarmasin.
Kasus ini sempat mengguncang Banjarmasin karena tiga nyawa melayang dalam satu insiden. Sule ditetapkan sebagai pelaku tunggal dan diamankan tidak lama setelah kejadian.(Wartabanjar.com/Frans)
editor: nur muhammad