Gunung Semeru Meletus, Puan Ingatkan Keamanan Warga dan Pendaki jadi Prioritas

Hal ini dikarenakan potensi bahaya erupsi masih sangat tinggi dan zona sektoral 20 km arah selatan-tenggara dinyatakan berisiko besar.

Puan berharap agar keputusan ini dipatuhi semua pihak demi mencegah korban jiwa.

“Semeru adalah anugerah alam yang indah, namun keselamatan manusia tetap yang utama,” ujar Puan.

Di sisi lain, Puan menekankan pentingnya perlindungan bagi warga di pengungsian.

“Pemerintah daerah harus memastikan lokasi pengungsian benar-benar aman dan layak. Mulai dari logistik, air bersih, layanan kesehatan, hingga perlindungan bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas,” papar mantan Menko PMK itu.

Puan mengingatkan agar informasi resmi dari pemerintah disampaikan secara jelas, cepat, dan tidak tumpang tindih, sehingga masyarakat tidak terjebak pada rumor atau informasi keliru.

“Dan koordinasi lintas lembaga harus lebih sigap. Penting sekali adanya respons terpadu antara BNPB, PVMBG, TNI/Polri, pemerintah daerah, hingga relawan,” ucap Puan.

“Karena ketika aktivitas vulkanik meningkat drastis, setiap menit sangat berarti, sehingga koordinasi harus berjalan tanpa hambatan administratif maupun teknis. Maka dalam situasi seperti ini, sinergi antarinstansi bukan hanya penting, tetapi wajib,” tegasnya.

Lebih lanjut, Puan menekankan pentingnya penguatan mitigasi jangka panjang. Selain penanganan darurat, ia menilai erupsi Semeru harus menjadi momentum memperkuat sistem mitigasi bencana gunung api.

“Termasuk peningkatan edukasi publik, penataan kawasan rawan, serta penyempurnaan sistem peringatan dini agar masyarakat dapat bereaksi lebih cepat pada kejadian berikutnya,” jelas Puan.

Puan juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas.

“Jangan memasuki zona berbahaya sebelum dinyatakan aman. Pastikan memperhatikan keamanan diri dan keluarga,” pungkas Puan. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar