Pelantikan IPTL Dorong Partisipasi Publik Membangun Budaya Tulis

IPTL, menurut Aditya, tidak hanya sekadar perkumpulan biasa. Organisasi ini dirancang sebagai wadah strategis yang sejalan dengan agenda nasional.

“IPTL adalah wadah bagi para penulis untuk bersama-sama bertumbuh membangun profesionalisme dalam meningkatkan pembangunan literasi di Kab. Tanah Laut.

IPTL adalah sebentuk partisipasi masyarakat yang searah dengan Program Nasional, berdasarkan amanah Peraturan Kepala Perpustakaan Republik Indonesia No 3 Tahun 2023 tentang Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi sosial,” jelasnya.

Penulis: Mata Hati Masyarakat dan Jembatan Pengetahuan

Mewakili Bupati Tanah Laut, Drs. Rudi Ismanto, M.Si, menyampaikan sambutan yang memberikan mandat besar kepada pengurus yang baru dilantik. Dalam sambutan yang dibacakannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat dan harapan.

“Kepada pengurus yang baru dilantik, saya sampaikan selamat dan sukses. Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab, semangat kebersamaan, dan kerja keras untuk memajukan dunia literasi di Kabupaten Tanah Laut,” kata Rudi Ismanto, membacakan sambutan Bupati.

Pemerintah Kabupaten Tanah Laut memandang peran penulis sangat krusial dalam pembangunan daerah.

​”Dalam pandangan kami, penulis adalah mata hati masyarakat. Mereka merekam sejarah, menyuarakan kebenaran, serta menjadi jembatan bagi pengetahuan bagi generasi yang akan datang,” kutip Rudi Ismanto.

Bupati menegaskan komitmen Pemkab Tala untuk mendukung penuh gerakan ini.

“Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berkomitmen mendukung berbagai upaya dan mendorong tumbuhnya karya-karya baru. Mari kita bersama-sama membangun ekosistem literasi yang lebih baik, lebih hidup, mulai dari sekolah, rumah, dan komunitas kreatif,” tutupnya.

Dengan pelantikan ini, Ikatan Penulis Tanah Laut di bawah kepemimpinan Taufik Nur, M.Pd., secara resmi mengemban tugas untuk menjadi lokomotif perubahan literasi di Bumi Tuntung Pandang. (Wartabanjar.com/Gazali)

Editor Restu