“Kami berharap kesadaran hukum meningkat signifikan. Masyarakat Desa Awayan kini menjadi garda terdepan menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Balangan,” ujarnya.
Materi edukasi disampaikan langsung oleh Muhammad Hariyadi bersama Kepala Subseksi TI, Intelijen, dan Penindakan Keimigrasian, Rully Chaerurizal. Kedua narasumber menekankan pentingnya memahami prosedur migrasi yang benar agar warga tidak terjebak dalam jalur ilegal atau praktik perdagangan orang.
Sesi diskusi berlangsung dinamis, menandakan bahwa pembinaan yang menyentuh langsung level desa mampu memberi dampak nyata dalam meningkatkan kesadaran dan peran aktif masyarakat menjaga lingkungannya.(Wartabanjar.com/Alfi)
editor: nur muhammad







