WARTABANJAR.COM, BARABAI – Di balik lebatnya hutan dan panjangnya jalur terjal menuju pedalaman Hulu Sungai Tengah, sebuah rombongan besar bergerak membawa satu misi, memastikan bahwa kepedulian daerah dapat dirasakan hingga ke titik paling terpencil.
Ekspedisi Juhu 2025, yang dipimpin Deny Era Yulianti Syamsul Rizal atau yang akrab disapa Mama Deden, resmi diberangkatkan Rabu (19/11/2025).
Bukan sekadar perjalanan jauh, ekspedisi ini menjadi simbol kehadiran pemerintah bagi masyarakat yang berada di wilayah sulit akses.
Baca Juga Tiga Hari Operasi Zebra Intan 2025, Sat Lantas Polresta Banjarmasin Temukan Ratusan Pelanggaran
Jauh dari hiruk pikuk kota, Desa Juhu di Kecamatan Batang Alai Timur masih menyimpan banyak keterbatasan, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan dasar lainnya.
Selama lima hari, 19–23 November 2025, tim bergerak melintasi pegunungan menuju Juhu, membawa berbagai program pelayanan langsung untuk masyarakat HST.
Mulai dari layanan wajib belajar 13 tahun, perlengkapan dan literasi sekolah, storytelling anak, bantuan perpustakaan, layanan kesehatan masyarakat, pembinaan UMKM, kepemudaan, mitigasi bencana, hingga edukasi ketertiban.







