Ekspedisi Juhu 2025, Mama Deden Pimpin 125 Relawan Antar Layanan Dasar ke Pedalaman HST

“Ini bukan perjalanan fisik. Ini perjalanan kemanusiaan. Kita datang membawa kepedulian, membawa kesempatan, membawa harapan bagi anak-anak dan keluarga yang jarang merasakan layanan langsung,” ujar Mama Deden yang memimpin rombongan.

Ekspedisi ini diikuti 125 peserta lintas sektor. Mereka berasal dari Bunda PAUD, Persit KCK, KNPI, Disdik, Dinkes, BPBD, Satpol PP, Kodim 1002/Barabai, media, serta masyarakat Juhu yang turut menjadi pemandu dan porter. Besarnya jumlah peserta menjadi bukti kuatnya solidaritas antarinstansi dalam mengemban misi kemanusiaan.

Wakil Bupati HST, Gusti Rosyadi Elmi, yang melepas rombongan, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk kesetaraan hak yang harus dirasakan seluruh warga.

“Ini adalah langkah untuk memastikan tidak ada warga kita yang tertinggal dalam hak dasar mereka. Setiap anak berhak tumbuh dan belajar dengan kesempatan yang sama,” tegasnya.

Bagi masyarakat Juhu, kedatangan tim bukan hanya membawa layanan, tetapi juga menghadirkan rasa kehadiran pemerintah yang selama ini sulit dijangkau. Ekspedisi ini sekaligus membuka ruang harapan baru bahwa meski jauh di pedalaman, mereka tetap menjadi bagian dari pembangunan.

Ekspedisi Juhu 2025 kembali mengajarkan bahwa kepedulian tidak selalu lahir dari tempat yang besar. Kadang, ia tumbuh dari langkah-langkah sederhana yang berani menembus sunyinya pedalaman, membawa layanan, perhatian, dan kesempatan baru bagi warga yang jarang tersentuh pembangunan. (wartabanjar.com/Adew)

Editor Restu