WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Petarung Rusia, Islam Makhachev, secara resmi menjadi juara dua divisi ( double champion) setelah berhasil mengalahkan Jack Della Maddalena di UFC 322. Segera setelah kemenangannya, Islam langsung mencolek Presiden AS Donald Trump, meminta izin untuk bertarung di Gedung Putih (The White House).
Duel utama UFC 322 yang memperebutkan sabuk kelas welter tersebut digelar di Madison Square Garden, AS, pada Minggu (16/11) pagi WIB. Islam Makhachev yang berstatus penantang, berhasil mengalahkan pemegang sabuk Jack Della Maddalena melalui kemenangan angka mutlak (unanimous decision) dengan skor yang sama dari ketiga juri, 50-49. Kemenangan ini menjadikan Islam menyandang gelar juara kelas welter dan juga kelas ringan.
Permintaan untuk Bertarung di Gedung Putih
Dalam sesi wawancara usai pertarungan di dalam oktagon, Islam Makhachev ditanya mengenai rencana berikutnya. Ia dengan spontan melemparkan tantangan kepada Presiden Trump.
”Donald Trump, buka The White House buatku. Aku akan datang,” ujarnya.
Diketahui, Presiden Donald Trump memang dikenal sebagai penggemar olahraga MMA dan pernah mewacanakan untuk menggelar pertarungan UFC di Gedung Putih.
”Pada 14 Juni tahun depan, kami akan mengadakan pertarungan besar UFC di Gedung Putih, tepat di halamannya,” kata Trump pada Oktober lalu.







