Berharap Absen Cuma Satu Laga, FIFA Berpotensi ‘Korting’ Hukuman Kartu Merah Cristiano Ronaldo

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Sanksi larangan bermain tiga pertandingan membayangi Cristiano Ronaldo setelah ia mendapatkan kartu merah langsung. Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) kini dikabarkan tengah berupaya mengajukan pembelaan kepada FIFA, berharap agar masa hukuman sang megabintang bisa dipotong.

​Laporan media Portugal A Bola menyebutkan bahwa FPF sedang menyiapkan materi pembelaan yang kuat, dengan target sanksi larangan bermain terhadap Ronaldo bisa dikorting FIFA menjadi satu pertandingan saja.

​Tiga Argumen Pembelaan FPF
​Ronaldo menerima kartu merah langsung setelah VAR menilai ia menyikut bek Irlandia, Dara O’Shea, dalam kekalahan Portugal 0-2 di Dublin pada tengah pekan. FPF menyiapkan tiga argumentasi utama untuk meringankan hukuman tersebut:

Atmosfer Agresif: FPF mengklaim Timnas Portugal menghadapi atmosfer yang “agresif” di Stadion AVIVA, markas Timnas Irlandia.

Respons Naluriah: FPF menggarisbawahi adanya kontak fisik yang terjadi antara Dara O’Shea dan Cristiano Ronaldo. Ronaldo diklaim hanya merespons insiden tersebut secara naluriah (instingtif).

Rekam Jejak Bersih: FPF menekankan bahwa Cristiano Ronaldo memiliki rekam jejak internasional yang tanpa cela. Dengan 225 caps bersama Timnas Portugal, ini adalah kartu merah internasional pertamanya.
​Apabila hukuman tiga pertandingan tetap berlaku, Cristiano Ronaldo tidak hanya akan absen melawan Armenia pada akhir pekan ini, tetapi juga terancam absen di laga-laga awal Piala Dunia 2026. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)