“Ini penting agar media ataupun wartawan memiliki kapasitas dan etika dalam memproduksi sebuah berita yang akan dikonsumsi oleh publik,” pungkasnya.
BACA JUGA: Tiga Rumah di Binjai Pirua Ludes Terbakar, Seorang Remaja Alami Sesak Napas
Sementara itu, aca ini mengusung tema ‘Peran dan Netralitas Media Dalam Pemberitaan.’
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kesbangpol Kalsel, H Heriansyah, diwakili Kepala Bidang Poltik Dalam Negeri, Muhammad Hasanuddin, Kasi Pengelolaan Opini Publik Diskominfo Kalsel, Choirun Ni’mah, dan Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmi, serta awak media.
Kepala Kesbangpol Kalsel, H. Heriansyah diwakili Kepala Bidang Politik Dalam Negeri, Muhammad Hasanuddin mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program kerja dari Kesbangpol Kalsel.
“Jadi Bidang Politik Dalam Negeri Kesbangpol Kalsel ini di antara tugasnya adalah mengadakan pendidikan politik yang sasarannya organisasi masyarakat, pelajar atau mahasiswa, hingga media massa,” ungkap Hasanuddin, di sela kegiatan.
Hari ini pihaknya mengundang pers untuk memberikan semacam edukasi terkait bagaimana peran media dalam menyajikan berita yang netral.
Hasanuddin menambahkan, dari kegiatan ini diharapkan tugas media menyampaikan informasi ke publik berjalan sesuai fungsi dan perannya dengan tetap menjaga netralitas dan ketidakberpihakan dalam pemberitaan.
Selain itu informasi yang disiarkan pun mesti akurat, berimbang, dan tidak provokatif kepada publik, sehingga dengan menjaga netralitas, tentu akan membantu media dalam menjaga kepercayaan publik, mencegah polarisasi sosial, dan memenuhi fungsinya sebagai pilar demokrasi yang menyajikan informasi yang dapat dipercaya di tengah arus informasi yang masif di era digital saat ini. (wartabanjar.com/iqnatius)
Editor: Yayu







