WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Belakangan ini, sedang viral konten hiburan di media sosial TikTok berupa lagu berbahasa daerah menggunakan nada India.
Lagu-lagu tersebut dibuat menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.
Bahasa yang digunakan ada Sunda, Jawa, Banjar, Dayak, hingga daerah Sulawesi dan Indonesia Timur.
Khusus yang berbahasa Banjar, belakangan ini viral di TikTok diunggah oleh berbagai pengguna dengan tema dan lirik yang berbeda-beda juga.
Namun, belakangan ini lagu-lagu tersebut dikecam warganet sebab bahasa yang digunakan dinilai tak beradab, vulgar, bahkan mengarah ke pornografi seperti menggunakan kata-kata yang berhubungan dengan alat kelamin, buang air besar, kotoran manusia, hingga aktifitas seksual.
Mengutip sejumlah akun TikTok yang mengunggah lagu-lagu tersebut, sejumlah warganet memprotes pemilihan katanya yang dinilai tak pantas dan merusak marwah serta kehormatan Bahasa Banjar sebagai bahasa daerah Kalimantan Selatan.
BACA JUGA: Uhm Tae Goo Ungkap Alasan Buka Akun Instagram: Permintaan Umji Gongju Indonesia
“sayang bahasa Banjar di ulah gagayaan kaya ini. manjatuhkan Marwah,mambari supan,” sebut ars***, yang berarti walau liriknya untuk bercanda saja namun menjatuhkan marwah serta membuat malu Bahasa Banjar.
“kdd kh lagi lirik lain selain ini, pina merigat bnr hehhhh..,” protes han*** yang tak setuju dengan pemilihan katanya yang mengandung kesan jorok.
“mambari sopan ja lagu nya,” sebut yad*** yang menyebut liriknya membuat malu.

