“sayang bahasa Banjar di ulah gagayaan kaya ini. manjatuhkan Marwah,mambari supan,” sebut ars***, yang berarti walau liriknya untuk bercanda saja namun menjatuhkan marwah serta membuat malu Bahasa Banjar.
“kdd kh lagi lirik lain selain ini, pina merigat bnr hehhhh..,” protes han*** yang tak setuju dengan pemilihan katanya yang mengandung kesan jorok.
“mambari sopan ja lagu nya,” sebut yad*** yang menyebut liriknya membuat malu.
“tiktok nggak ngerti bahasa Banjar… padahal kata kata nya kasar,” sebut syu***.
Kendati demikian, ada juga yang mengaku suka dan terhibur dengan lagu-lagu tersebut. (wartabanjar.com/yayu)
Editor: Yayu







