WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Potongan video yang memperlihatkan tikus di dalam ada di dalam sebuah bungkus nasi padang di Banjarmasin akhir Oktober 2025 dilaporkan oleh pemilik RM Roda Baru di Jalan Gatot Subroto ke Polresta Banjarmasin.

Laporan tersebut tertuang melalui surat bernomor LP/B/345/XL/2025/SPKT/POLRESTA BANJARMASIN/POLDA KALIMANTAN SELATAN tertanggal 3 November 2025.

Adapun laporan tersebut, terkait dengan dugaan tindak pidana kejahatan berupa fitnah atau pencemaran nama baik, terkait dengan Informasi Dan Transaksi Elektronik UU Nomor 1/2024 tentang Perubahan Kedua UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 A.

Namun yang menariknya, di balik adanya video viral tersebut terlihat adanya motif ekonomi bahkan mengarah ke pemerasan (memaksa).

Pasalnya berdasarkan kronologi, pelapor sempat dimintai tanggung jawab dengan membayar biaya pemeriksaan kesehatan oleh orang yang diduga sebagai pelaku fitnah.

Berdasarkan kronologi yang disampaikan oleh pemilik RM Roda Baru, Syaiful Azmi dalam surat laporan kepolisian, bermula pada Kamis (23/10/2025).

Saat itu ada seseorang datang ke tempat membeli makanan dengan membungkus makanan dengan beberapa lauk yang ada dan pulang.

Namun kemudian datang salah seorang yang mengaku bos dari si pembeli yang pertama tadi, dengan mengatakan ada tikus dan menurut keterangan orang tersebut sempat divideokan olehnya.

Mendengar hal tersebut pelapor pun berinisiatif untuk mengganti makanan tersebut namun orang tersebut tidak mau dan hanya mau diganti dengan uang, dan korban pun mengganti uang tersebut ke orang tersebut.

Setelah itu pada sore harinya orang tersebut datang lagi ke RM Roda Baru dan mengatakan ingin memeriksakan kondisi kesehatan kepada dokter apakah terkontaminasi virus akibat diduga memakan makanan mengandung tikus.

Kemudian orang tersebut meminta juga bahwa segala sesuatu pembayaran akan ditanggung oleh pihak RM Roda Baru dan disetujui.

Setelah itu orang tersebut pulang dan ditunggu-tunggu tidak ada lagi kembali ke RM Roda Baru.