“Saya tidak bisa mengkomparasi diri saya dan dia,” ujar Yamal, dikutip dari Marca.
“Messi mencetak ribuan gol seperti itu. Saya baru memulai dan harus membuat jalan saya sendiri.”
Meski sempat disamakan 2-2, Barcelona kembali tertinggal setelah Forbs mencetak gol keduanya di menit ke-63. Beruntung, gol bunuh diri Christos Tzolis di penghujung laga menyelamatkan tim asuhan Hansi Flick dari kekalahan.
Hasil imbang ini membuat Barcelona tertahan di posisi ke-11 klasemen sementara league phase dengan 7 poin dari 4 laga — hasil dari dua kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan.
Jika posisi ini tidak berubah hingga akhir fase, Blaugrana harus menjalani babak playoff untuk merebut tiket menuju 16 besar Liga Champions.
Namun satu hal pasti: malam itu, dunia kembali melihat kilau masa depan sepak bola lewat kaki Lamine Yamal — bocah ajaib yang memilih rendah hati di tengah sorotan bintang.(Wartabanjar.com/nurmuhammad)
editor: nur muhammad







