Kenaikan signifikan juga terjadi di Kabupaten Puncak Jaya, Pulang Pisau, dan Barito Timur.
Total ada 51 kabupaten/kota di Indonesia yang tercatat mengalami kenaikan harga beras per Oktober 2025, termasuk wilayah di Jawa Barat, Banten, Lampung, hingga Kalimantan Timur.
Mengutip berbagai sumber, Rabu (5/11/2025), Amran menambahkan, tim dari Bapanas dan Bulog sudah diterjunkan ke seluruh daerah tersebut untuk memastikan distribusi beras berjalan lancar serta menekan disparitas harga antarwilayah.
Meski begitu, Amran memastikan stok dan produksi beras nasional dalam kondisi aman.
“Tapi yang terpenting sekarang adalah kita swasembada beras berkat hasil kerja keras kita semua. Insya Allah jagung aman, beras, ayam. Ayam memang membuat juga naik. Ini bagus, naiknya ini bagus karena ada MBG (makan bergizi gratis). Inilah program strategis Bapak Presiden (Prabowo Subianto). Ada pergerakan ekonomi di desa-desa,” ujarnya. (wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Yayu







