Kalah Saing dengan Kopi Lokal dan Imbas Politik, Starbucks Jual Saham ke Perusahaan Lokal China

Sebagai perusahaan kedai kopi, Starbucks seharusnya fokus pada kekuatannya sebagai kafe tempat orang ingin bertemu dan menghabiskan waktu.

Pesaing Starbucks, Luckin, kini memiliki lebih dari 20 ribu gerai di seluruh China, dengan fokus bisnisnya adalah pada layanan bungkus atau take-away dan pengiriman.

Jumlah gerai Luckin jauh lebih banyak dari Starbucks yang punya 7.800 unit.

Penjualan di gerai Starbucks telah meningkat 2 persen pada kuartal II-2025 dibandingkan dengan pertumbuhan 0 persen pada kuartal sebelumnya.

Selain perlambatan ekonomi di China, dalam laporan tahunan Starbucks tahun 2024 juga menyebutkan penjualan lesu imbas adanya faktor perang dagang AS-China dan sensitivitas politik yang meningkat di Tiongkok. (wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Yayu