Ditambahkannya, sebagai contoh Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tabalong bahkan memberikan pinjaman tanpa bunga, tanpa biaya administrasi dan tanpa meminta jaminan kepada pelaku UMKM.
“Hal ini tentunya bisa dimanfaatkan. Namun sebelum itu, penting kita membangun kapasitas terlebih dahulu, seperti yang saat ini dilakukan. Apalagi sekarang banyak juga pelatihan-pelatihan gratis, semisal pelatihan las gartis dan sebagainya,” ujar Awik.
Sementara pihak Diskominfo Kabupaten Tabalong, selaku penyelenggara berharap dari pelatihan ini akan dapat semakin memajukan UMKM Desa.
Para pelaku UMKM cakap, terampil, beretika dalam mempromosikan usahanya, melalui berbagai platform digital, semisal melalui media sosial Tiktok, FB, IG dan lainnya.(wartabanjar.com/Suhardi)
Editor: Yayu

