“Matanya sudah rabun, kami sering bilang jangan masak sendiri lagi. Tapi dia tetap pengen mandiri,” ujar Rahman (40), tetangga sekaligus sahabat lama Arbani.
Rahman menambahkan, tidak ada satu pun barang yang bisa diselamatkan. Kini, rumah sederhana yang dulu ditempati Arbani hanya menyisakan puing-puing arang dan abu.
“Sudah habis semua, rumahnya rata tanah. Sekarang kami cuma nunggu keluarganya datang dari luar kota,” imbuh Rahman.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Namun, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Sementara itu, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran yang hampir saja meluas ke rumah tetangga tersebut.(Wartabanjar.com/Ramadan)
editor: nur muhammad







