WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Real Madrid memutuskan untuk tidak menjatuhkan sanksi resmi terhadap Vinícius Junior setelah kemarahannya terlihat saat diganti dalam laga El Clásico.
Meski demikian, pelatih Xabi Alonso tetap memiliki kewenangan internal untuk menindaklanjuti sikap sang pemain sebagai bagian dari kebijakan tim.
Vinícius tampak frustrasi ketika ditarik keluar pada menit ke-72 dalam pertandingan melawan FC Barcelona dan kemudian berjalan melewati pelatih tanpa memberi salam.
Insiden tersebut memicu spekulasi terkait hubungan antara Vinícius dengan pelatih serta potensi gangguan dalam ruang ganti klub besar seperti Real Madrid.
Sumber internal klub menyebut bahwa pembicaraan satu-lawan-satu antara Alonso dan Vinícius akan digelar untuk meredam ketegangan dan menjaga keharmonisan tim.
Real Madrid menegaskan bahwa kedisiplinan tetap menjadi prinsip utama, tetapi pendekatan sanksi akan bersifat konstruktif dan tidak mengabaikan aspek profesional pemain.







