WARTABANJAR.COM, JAKARTA — Pertarungan sengit antara Max Verstappen dan Charles Leclerc menjadi salah satu sorotan utama di GP Meksiko 2025. Duel dua pembalap papan atas ini berlangsung dramatis di lap-lap akhir, di mana Verstappen akhirnya harus mengakui keunggulan Leclerc setelah kehilangan grip dan kecepatan mobilnya.
Balapan yang digelar di Autodromo Hermanos Rodriguez, Senin (27/10) dini hari WIB, memperlihatkan performa menurun dari mobil Red Bull RB21, terutama pada stint terakhir dengan ban hard. Verstappen yang sempat mendekat hingga selisih di bawah satu detik, kehilangan traksi dan gagal melakukan manuver menyalip di dua lap terakhir.
“Ban saya kehilangan cengkeraman lebih cepat dari yang diperkirakan. Kami mencoba strategi satu pit stop, tapi ternyata tidak cukup kuat,” ujar Verstappen dikutip dari laman resmi Formula 1.
Leclerc, yang tampil solid dengan manajemen ban lebih baik, berhasil mempertahankan posisi kedua di belakang Lando Norris hingga garis finis. Pembalap Ferrari asal Monako itu finis 30,324 detik di belakang sang juara, tapi unggul tipis dari Verstappen dengan selisih hanya 0,725 detik.







