WARTABANJAR.COM, SAMARINDA — Aksi licik komplotan pencuri spesialis ganjal mesin ATM lintas provinsi akhirnya terhenti. Tiga pria berinisial BMR, A, dan RAA berhasil diringkus dalam operasi gabungan tiga Polda sekaligus: Kalsel, Kalteng, dan Kaltim, pada Jumat (10/10/2025) di pintu keluar Tol Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur.
Aksi para pelaku yang selama ini meresahkan masyarakat Kalimantan terungkap lewat unggahan resmi Ditreskrimum Polda Kalsel di akun Instagram @resmob_kalsel.
“Para pelaku ini merupakan spesialis ganjal ATM lintas provinsi. Penangkapan dilakukan setelah penyelidikan gabungan di tiga wilayah hukum,” tulis akun tersebut.
Modus Canggih, Korban Tak Sadar Kartu Diganti
Modus komplotan ini terbilang rapi dan terkoordinasi.
BMR, sang eksekutor utama, bertugas memasukkan kartu ATM yang telah dimodifikasi dengan potongan korek api atau tusuk gigi ke dalam slot mesin ATM. Tujuannya untuk menyumbat lubang kartu agar ATM korban tersangkut dan tidak bisa keluar.
A, berperan sebagai “penolong palsu”. Saat korban panik, ia berpura-pura membantu dengan menempelkan kartu ke layar, lalu meminta korban menyebutkan PIN. Dalam hitungan detik, A menukar kartu asli korban dengan kartu lain.
Sementara RAA bertugas mengintai dan mengingat PIN yang diucapkan korban, berpura-pura ikut antre di belakang mesin ATM.
14 Lokasi Jadi Sasaran
Polisi mengungkapkan, komplotan ini telah beraksi di 14 lokasi berbeda, tersebar di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Di Kalsel, mereka beraksi di antaranya di:
