Pemkab HST Dorong Kemandirian Petani Lewat Pelatihan Tanam dan Budidaya Cabai

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) serta bentuk dukungan Pemkab HST terhadap pemberdayaan petani lokal.

Usai tanam perdana, Dinas Pertanian HST melanjutkan kegiatan dengan pelatihan budidaya cabai dan penyerahan bantuan alat mesin pertanian (alsin) kepada Kelompok Tani Hortikultura “Berkat Kawan” di Desa Dangu.

Kepala Dinas Pertanian HST, Agustian, mengatakan pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan petani dalam mengelola budidaya cabai yang sehat dan berkelanjutan.

“Masalah utama dalam budidaya cabai adalah hama dan penyakit. Karena itu, konsep Pengendalian Hama Terpadu (PHT) harus diterapkan secara optimal. Jangan hanya bergantung pada pestisida, tetapi gunakan pola tanam yang sehat dan ramah lingkungan,” jelasnya.

Ia menambahkan, sekitar 80 persen masyarakat HST bergantung pada sektor pertanian yang menyumbang sekitar 23 persen terhadap PDRB daerah, sehingga penguatan komoditas strategis seperti cabai menjadi prioritas pemerintah.

Sebagai bentuk dukungan, Pemkab HST juga menyalurkan bantuan hand traktor kepada petani di Desa Dangu untuk meningkatkan efisiensi pengolahan tanah dan produktivitas pertanian.

“Bantuan alat ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat produksi cabai lokal. Dengan alat modern, proses tanam bisa lebih cepat dan hasilnya lebih optimal,” tutup Agustian. (wartabanjar.com/Adew)

Editor Restu