IOC Jatuhkan Sanksi Berat, Tapi Federasi Senam Internasional Justru Hormati Sikap Indonesia Soal Atlet Israel
Namun, Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) pada 14 Oktober 2025 menolak gugatan Israel, menegaskan bahwa Indonesia memiliki dasar kuat dalam keputusan visanya.
Pemerintah Indonesia pun tetap teguh, menegaskan bahwa dukungan terhadap Palestina adalah bagian dari prinsip kemanusiaan bangsa, tanpa bermaksud mendiskriminasi atlet mana pun.
Sebagai tindak lanjut, IOC meminta Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Federasi Senam Internasional untuk datang ke markas IOC di Lausanne, Swiss, guna membahas solusi atas krisis ini.
Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak KOI terkait kehadiran mereka.
Meskipun mendapat sanksi dari IOC, sikap Indonesia yang menolak atlet Israel ternyata menuai penghormatan dari FIG. Alasan keamanan dianggap sebagai faktor rasional di tengah konflik global yang memanas.(Wartabanjar.com/Berbagai Sumber)
editor: nur muhammad