Menurutnya, nilai HARMONI tidak sekadar konsep, tapi menjadi panduan dalam proses tumbuh dan berkembang para peserta agar melahirkan pemimpin muda yang berdampak nyata dan berkelanjutan.
“Inilah komitmen Pemuda Bakti Banua sebagai kawah kepemimpinan yang menghadirkan dampak positif bagi pemuda Kalimantan Selatan dan Indonesia,” tegasnya.
Salah satu peserta, Noor Hidayah, mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari kegiatan ini.
“Ini pertama kali saya ikut kegiatan tentang isu kesehatan mental. Saya belajar mengenal diri sendiri, cara mengatur emosi, dan menyadari potensi yang sebelumnya tidak saya sadari,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan oleh Pemuda Bakti Banua agar lebih banyak anak muda Banua yang mendapat kesempatan serupa.
Program Gerak Dampak Academy diharapkan dapat melahirkan agen-agen perubahan muda yang mempraktikkan nilai HARMONI dalam kehidupan: memimpin diri sendiri, memimpin orang lain, dan memimpin perubahan.
Kegiatan ini juga menegaskan komitmen Indika Foundation dan Pemuda Bakti Banua dalam membangun ekosistem pemuda yang adaptif, kolaboratif, serta berorientasi pada dampak sosial berkelanjutan di Kalimantan Selatan.(wartabanjar.com/iqnatius)
editor: nur muhammad







