WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Sebanyak 25 pemuda terpilih dari berbagai sekolah dan kampus di Kalimantan Selatan menjalani pembekalan intensif melalui program Intensive Course Gerak Dampak Academy, hasil kolaborasi Indika Foundation bersama Pemuda Bakti Banua (PBB).
Kegiatan berlangsung penuh semangat di salah satu villa di Kabupaten Banjar, menjadi ajang pembentukan karakter dan kepemimpinan muda Banua.
Program ini merupakan tahap lanjutan dari Mini Bootcamp yang sebelumnya diikuti 72 peserta, hingga tersaring menjadi 25 peserta terbaik. Mereka kini digembleng lewat rangkaian pelatihan dan pembelajaran interaktif yang menitikberatkan pada tiga aspek kepemimpinan utama: Lead Self, Lead Others, dan Lead Change — semuanya berpijak pada nilai-nilai HARMONI.
Koordinator Pemuda Bakti Banua, Wawan Prasetyo, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah untuk mendampingi dan mengedukasi generasi muda agar siap menjadi pemimpin masa depan Kalimantan Selatan.
“Peserta mempelajari tujuh materi inti dalam tiga aspek kepemimpinan — Lead Self, Lead Others, dan Lead Change — yang semuanya berakar pada nilai HARMONI,” ujar Wawan, Selasa (21/10).
Tiga Pilar Kepemimpinan HARMONI
Dalam Lead Self, peserta diajak melakukan refleksi diri, memahami cara mengelola kecemasan, dan belajar melihat dunia dari perspektif orang lain.
Aspek Lead Others menekankan pentingnya empati, kolaborasi, dan toleransi dalam perbedaan, sedangkan Lead Change mengajarkan keberanian untuk memulai perubahan dari langkah kecil namun bermakna.
“Kami ingin para peserta mampu menempatkan diri sebagai pemilik masa depan yang terus belajar, menjaga kesehatan mental, dan penuh semangat,” kata Wawan.







