WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Suara gemuruh semangat menggema di halaman Kantor Bupati Banjar, Senin (20/10/2025). Di antara ratusan atlet yang dilepas untuk ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Selatan 2025, terdapat wajah-wajah penuh tekad dari para atlet Persatuan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI) Kabupaten Banjar yang siap mengukir sejarah di Tanah Laut.

Ajang bergengsi ini akan digelar mulai 24 Oktober hingga 14 November 2025, dan bagi para atlet binaraga Banjar, Porprov kali ini bukan sekadar kompetisi — melainkan panggung pembuktian dedikasi dan disiplin bertahun-tahun.

Kepala Bidang Prestasi PBFI Banjar, Mohan Ahmadi, menyebutkan bahwa seluruh atlet kini telah berada di fase puncak persiapan.
“Pelepasan ini bukan sekadar seremonial, tapi momentum awal perjuangan panjang. Para atlet kami kini berada di performa terbaik, tinggal menjaga asupan protein dan air agar otot terlihat lebih tajam saat tampil di panggung,” ujarnya penuh keyakinan.

Mohan menambahkan, keberangkatan tim dijadwalkan pada 1–2 November 2025, bertepatan dengan technical meeting, babak penyisihan, hingga final pertandingan.

BACA JUGA: Resmi Dilepas! 906 Atlet Siap Harumkan Nama Kabupaten Banjar di Porprov XII & Peparprov V Kalsel

Sementara itu, Pelatih PBFI Banjar, Surya, menggambarkan bahwa jalan menuju podium bukanlah hal mudah.
Menurutnya, menjadi atlet binaraga berarti menjalani gaya hidup ekstrem, di mana setiap tetes keringat dan suapan makanan harus diperhitungkan secara disiplin.

“Binaraga bukan sekadar olahraga fisik, tapi seni memahat tubuh dengan ketekunan dan kontrol diri tinggi. Atlet kami menjalani fase cutting ketat — rendah lemak, tinggi protein, dan disiplin waktu tidur. Adaptasi tubuh di fase ini benar-benar menguji mental,” jelas Surya.

Target Realistis: 2 Emas, 2 Perak, dan 1 Perunggu

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Banjar dan KONI Banjar, PBFI menatap Porprov XII dengan ambisi besar namun realistis.
Surya menegaskan, target lima medali bukan hanya impian, melainkan hasil dari kerja keras panjang para atlet.