WARTABANJAR.COM, DOHA – Pada Rabu (15/10/2025), Qatar menang dramatis 2-1 atas Uni Emirat Arab (UEA) dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Doha, sekaligus menutup peluang UEA kembali ke Piala Dunia setelah 35 tahun.
Kemenangan itu berubah menjadi kericuhan ketika suporter UEA, frustrasi dengan hasilnya, melempar berbagai benda ke arah lapangan — dari sandal, botol plastik, hingga bahkan iPhone 17 Pro Max.
Menurut laporan, pemain Qatar Akram Afif mengaku sempat memberikan isyarat kepada fans tuan rumah agar membuang benda ke lapangan guna memperlambat jalannya pertandingan — namun kemudian meminta agar aksi tersebut dihentikan supaya wasit tidak menambah waktu tambahan terlalu lama.
BACA JUGA: Fakta Kebakaran di Menteri 4! Kepsek: Dua Lemari Alat Praktik dan Tari SDN Jawa 5 Martapura Lenyap
Gol kemenangan Qatar dicetak lewat sundulan pada babak kedua, masing-masing oleh Boualem Khoukhi dan Pedro Miguel.
Ketegangan semakin tinggi ketika beberapa suporter mencoba menerobos pagar dan terlibat adu dorong dengan aparat keamanan.
Insiden ini memicu sorotan luas atas bagaimana fanatisme di pertandingan sepak bola bisa berubah menjadi tindakan tidak terkendali di momen kritis.(Wartabanjar.com/uk.news.yahoo.com/Berbagai Sumber)
editor: nur muhammad







