Presiden Prabowo Izinkan WNA Jadi Bos BUMN, Netizen: “Bagus Tuh, Nanti Kayak PT Freeport!”

Kebijakan ini menandai era baru dalam manajemen BUMN, dengan orientasi pada efisiensi, profesionalisme, dan profitabilitas global. Pemerintah menargetkan agar BUMN Indonesia tak hanya berjaya di dalam negeri, tetapi juga mampu menjadi pemain utama di panggung ekonomi dunia.

Keputusan ini pun memicu beragam respons di kalangan publik dan pelaku bisnis, sebagian menilai langkah Prabowo sebagai “terobosan berani” untuk mendorong BUMN keluar dari zona nyaman dan bertransformasi menjadi institusi modern berdaya saing tinggi.

Sebagian netizen mendukung langkah Prabowo karena dianggap sebagai strategi modernisasi BUMN agar mampu bersaing di level global. Namun, tak sedikit pula yang menyampaikan kritik dan kekhawatiran akan menurunnya peran putra-putri bangsa di jajaran pimpinan perusahaan negara.

Berikut beberapa komentar netizen yang ramai diperbincangkan:

“Bagus tuh, nanti kayak PT Freeport 😂.”
“Saya setuju pak, selama tidak korup dan demi bangsa ini, saya dukung penuh.”
“Wah, kacau nih 😂😂.”
“Jangan takabur pak, bercanda juga ada batasnya 😂.”
“Masih banyak kok putra-putri Indonesia yang kompeten di bidang itu, Pak 👏.”
“Kalau bisa, anggota hewan juga diganti orang asing aja sekalian, Pak.”
“Setuju, orang Indonesia banyak yang pintar tapi sayangnya nggak jujur.”

Meski beragam, perdebatan netizen ini menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap arah kebijakan ekonomi dan reformasi korporasi negara.

Sementara itu, pengamat ekonomi menilai langkah Prabowo membuka peluang ekspatriat di BUMN merupakan bentuk adaptasi terhadap ekosistem bisnis global, namun tetap harus disertai pengawasan dan prioritas pada transfer ilmu ke tenaga lokal.(Wartabanjar.com/Berbagai Sumber)

editor: nur muhammad