WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Coaching Clinic implementasi Strategi Sanitasi Kota (SSK) dan penguatan penyusunan program kebijakan sanitasi di Banjarbaru.
Kegiatan yang bertujuan memperkuat upaya percepatan pembangunan sanitasi permukiman ini melibatkan peserta dari Kabupaten Tanah Laut dan Barito Kuala.
Plt Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, melalui Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan Permukiman dan Air Minum, Angga Rinaldi Rizal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pemprov Kalsel untuk mempercepat pencapaian target akses sanitasi sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
Baca Juga Kejari Tabalong Tahan Tersangka Korupsi Bank BUMN Senilai Rp 4 Miliar
“Melalui coaching clinic ini, kami berharap dapat memperkuat sinergi dan mempercepat pencapaian akses sanitasi yang layak dan berkelanjutan,” ujar Angga, Senin (13/10/2025).
Ia mengatakan Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) menjadi instrumen vital dalam mendukung pembangunan infrastruktur dasar yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pengurangan kesenjangan antar wilayah.
Coaching Clinic kali ini fokus pada finalisasi dokumen SSK, penyusunan paket kebijakan, serta advokasi kepada kepala daerah. Penetapan skala layanan dan model layanan sanitasi berkelanjutan juga menjadi agenda penting dalam forum ini.
“Kami mengajak seluruh peserta untuk aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, dan bekerja bersama demi menghasilkan dokumen perencanaan sanitasi yang kuat dan implementatif,” ungkap Angga.

