Selain itu, Honda juga mulai membuka diri terhadap masukan dari para pembalap muda dan tester. Perubahan budaya kerja ini dianggap sebagai salah satu kunci kebangkitan. Kolaborasi lintas divisi antara insinyur Jepang dan Eropa menciptakan motor yang lebih mudah dikendarai dan adaptif di berbagai sirkuit.
Keseriusan Honda dalam mengembangkan prototipe RC213V 2026 menjadi bukti nyata tekad mereka untuk kembali ke jalur juara. Pengujian yang dilakukan di Misano dan Valencia akan menjadi tolok ukur sejauh mana evolusi motor ini berjalan.
Dengan fondasi baru, semangat pembalap muda seperti Marini, dan pengalaman teknis yang solid, banyak pengamat meyakini Honda akan kembali menjadi penantang serius bagi Ducati dan KTM di musim mendatang. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







