“Untuk saat ini saya dan kawan-kawan baru bisa membawa makanan untuk tiap-tiap hari.
Jika habis, nanti akan disuplai lagi oleh Kepala Dinas Sosial. Saya selaku kepala daerah akan selalu membantu yang terbaik untuk ibu-ibu, bapak-bapak, serta anak-anak semua,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Tanah Laut, Eko Trianto, memaparkan mekanisme penanganan yang sedang berjalan.
Menurutnya, peristiwa ini masuk dalam kategori bencana sosial, di mana langkah prioritas adalah pemenuhan kebutuhan dasar dan pendataan untuk pemulihan jangka panjang.
“Prosedurnya pak RT mendata, mengusulkan ke kami dan kami meminta verifikasi ke PERKIM. Untuk rumah yang terbakar ada delapan dari sepuluh kepala keluarga,” jelas Eko.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penanganan bencana ini merupakan kerja sinergis dari berbagai instansi.
“Bantuan dari tim kabupaten berasal dari BPBD, Dinas Sosial, PMI, dan Dukcapil. Karena banyak dokumen yang terbakar, data kependudukan seperti KTP, Kartu Keluarga, dan akta kelahiran langsung diterbitkan ulang oleh Capil,” pungkasnya. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor Restu













