Mounir juga disebut menekan klub agar mendorong Yamal memenangkan penghargaan Ballon d’Or di masa depan. Sikap tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa Yamal bisa kehilangan fokus pada performa di lapangan.
Jika kondisi ini terus berlanjut, nasib Yamal di Barcelona bisa terancam. Klub diyakini tidak akan mentolerir perilaku yang menempatkan pemain di atas institusi. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







