Kapal Datine 138 dilaporkan berangkat dari Pelabuhan Sampit pada Senin (6/10/2025) pukul 16.00 WIB. Berdasarkan keterangan Basarnas Palangka Raya, kapal mengalami kebocoran di tengah perjalanan hingga seluruh awak kapal berusaha menyelamatkan diri dengan pelampung (life jacket) dan rakit penyelamat (lifecraft).
Namun, tiga Anak Buah Kapal (ABK) lainnya masih belum ditemukan. Saat ini, tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, Polairud, dan nelayan setempat terus melakukan pencarian intensif di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.
Kondisi cuaca di sekitar perairan Ujung Pandaran dilaporkan bergelombang sedang hingga tinggi, yang turut menyulitkan proses pencarian.
Basarnas mengimbau kapal-kapal nelayan di sekitar lokasi untuk tetap waspada dan melapor bila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.(Wartabanjar.com/info_kalteng/Berbagai Sumber)
editor: nur muhammad






