Program ini merupakan hasil kerja sama erat antara Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan kabupaten/kota, rumah sakit daerah, serta dokter spesialis mata.
Sasaran operasi diperoleh melalui proses penjaringan di puskesmas, dengan prioritas diberikan kepada warga yang mengalami hambatan finansial untuk mengakses layanan kesehatan mata.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa tidak ada lagi masyarakat Kalimantan Selatan yang harus hidup dalam kegelapan akibat katarak, hanya karena tidak mampu membayar biaya operasi,” tegas Netty.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang menyentuh lebih banyak warga, terutama di daerah-daerah terpencil yang masih memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan mata. (Wartabanjar.com/MC Kalsel)
Editor Restu













