WARTABANJAR.COM – Istilah “super flu” kembali marak seiring dengan ramainya kasus influenza. Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada.
Super flu bukanlah nama resmi virus baru, melainkan sebutan media untuk Influenza A (H3N2 subclade K) yang masih tergolong sebagai influenza musiman.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin.
Baca Juga Balangan dan Kotabaru Digoyang Gempa Magnitudo 2,7 dan 3,1
“Perlu kami sampaikan kepada masyarakat bahwa tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan virus ini lebih berbahaya atau lebih mematikan dibandingkan flu biasa,” ujar Diauddin dalam keterangan resminya, Jumat (2/1/2026).
Diauddin menjelaskan, deteksi virus Influenza A (H3N2) tersebut merupakan hasil dari kegiatan surveilans rutin penyakit pernapasan yang secara berkala dilakukan oleh pemerintah.
“Hal ini bertujuan untuk memantau peredaran virus dan memastikan sistem kesehatan tetap siap dalam menghadapi berbagai potensi penyakit menular,” katanya.







