BARU SEBULAN Lebih Dibeli, Mobil Listrik Ini Ludes Terbakar! Dugaan Aksesori Jadi Pemicu Api

Hingga berita ini dirilis, Avatr, Changan, dan CATL—tiga perusahaan yang terlibat dalam produksi mobil tersebut—belum memberikan pernyataan resmi.

Sebagai informasi, Avatr 06 merupakan hasil kolaborasi antara Changan Automobile dan raksasa baterai CATL, dengan dukungan teknologi pintar dari Huawei. Mobil ini menggunakan baterai LFP CATL tipe Shenxing 72,88 kWh bertegangan tinggi 800V, lengkap dengan sistem perlindungan arus lebih.

Ada juga versi EREV (Extended Range Electric Vehicle) dengan pilihan baterai 31,7 kWh dan 45,06 kWh Freevoy LFP. Namun, belum ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa insiden kebakaran disebabkan oleh sistem baterai mobil tersebut.

Kasus ini sontak menjadi sorotan publik karena memperlihatkan bahwa risiko kebakaran pada mobil listrik masih menghantui, meski teknologi dan sistem keamanannya terus diklaim berkembang pesat.

Apakah ini pertanda masih ada celah pada sistem keamanan mobil listrik modern? Waktu dan penyelidikan resmi akan menjawabnya.(Wartabanjar.com/Berbagai Sumber)

editor: nur muhammad