Ia memastikan seluruh aspek teknis sirkuit sudah sesuai dengan standar internasional. Tidak ada indikasi adanya masalah pada trek seperti kotoran, cairan oli, atau genangan air. “Pembalap yang jatuh bukan karena lintasan. Mereka terlalu ‘overpower’ saat melakukan full braking dengan rem depan saat menikung,” tambah Priandi.
Latihan bebas hari pertama berjalan di bawah cuaca cerah dan kondisi lintasan yang optimal. Meski demikian, tantangan teknis tetap membuat beberapa pembalap harus bekerja ekstra keras untuk menemukan ritme terbaik mereka menjelang balapan utama.
Adapun rangkaian MotoGP Indonesia edisi keempat berlangsung selama tiga hari, dimulai sejak Jumat (3/10) dengan dua sesi latihan bebas. Sabtu (4/10) menjadi hari penting dengan Latihan Bebas 2, Kualifikasi 1 dan 2, serta Sprint Race 13 lap. Puncaknya, balapan utama dengan total 27 lap akan digelar pada Minggu (5/10) pukul 14.00 WIB.
Dengan kondisi sirkuit yang telah terverifikasi aman, para pembalap kini dituntut memaksimalkan performa mereka sendiri demi hasil terbaik di Mandalika. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







