Wabup HST: Pendidikan Dimulai dari Hati, Dibiasakan Jadi Karakter

“Jika karakter dan integritas sudah terbentuk dengan baik, maka ketika seorang anak kelak menjadi pejabat, Insya Allah ia akan menjadi pejabat yang baik. Kesalahan kecil itu manusiawi, namun ia akan selalu mudah kembali ke jalan yang lurus apabila karakter itu sudah ditanamkan sejak awal,” tegas Gusti Rosyadi.

Wabup Gusti Rosyadi juga menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah refleksi bagi para tenaga pendidik.

“Kegiatan ini menjadi wadah refleksi bagi para tenaga pendidik dalam mengevaluasi implementasi rapor karakter yang telah dijalankan di sekolah. Harapannya, kita dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga berkarakter kuat, berintegritas, dan berakhlak mulia,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala SDN Juhu, Jamaluddin Rahmat, menyampaikan catatan agar ke depan evaluasi tidak hanya berbasis data.

“Harus dilihat juga kondisi nyata di lapangan, apakah peserta didik benar-benar berkarakter, bagaimana religiusnya, moralnya, kesehatannya, dan kebermanfaatannya bagi sesama,” jelasnya. (wartabanjar.com/Adew)

Editor Restu