Pemerintahan Dibubarkan
Sebelum keputusan besar ini, Presiden Rajoelina telah memecat Menteri Energi lantaran dianggap gagal menangani krisis. Namun, langkah itu tak cukup meredakan kemarahan publik yang menuntut Presiden beserta kabinetnya turun.
Dalam pidatonya, Rajoelina mengumumkan berakhirnya masa jabatan perdana menteri serta seluruh pemerintahan. Untuk sementara, para menteri akan bertindak sebagai pejabat sementara hingga kabinet baru terbentuk. Presiden juga membuka pendaftaran calon perdana menteri baru selama tiga hari ke depan.
“Saya akan berdiskusi langsung dengan kaum muda demi mencari solusi,” tegas Rajoelina.
Uniknya, gerakan demonstrasi Gen Z di Madagaskar mengusung slogan, “Kami tidak ingin masalah, hanya hak kami”, serta mengibarkan bendera anime One Piece sebagai simbol perlawanan. Namun, sejumlah laporan menyebut aksi damai ini disusupi preman bayaran yang melakukan penjarahan dan pembakaran rumah anggota legislatif.
Kondisi politik Madagaskar kini berada di persimpangan jalan. Publik menanti apakah langkah berani Presiden Rajoelina mampu meredakan gejolak atau justru memicu krisis politik yang lebih dalam.(Wartabanjar.com/Berbagai Sumber)
editor: nur muhammad







