“Harapannya, perusahaan bisa memberikan alokasi beasiswa. Kami yang menyeleksi siswanya, sementara perusahaan membantu pembiayaannya,” tambah Galuh Tantri.
Ia menegaskan, tujuan program ini adalah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) Kalsel agar memiliki kompetensi global tanpa meninggalkan kearifan lokal.
Selain beasiswa luar negeri, Disdikbud Kalsel juga menyiapkan program beasiswa masuk perguruan tinggi lokal. Sejumlah perguruan tinggi di Kalsel telah diajak bekerja sama untuk mendukung program tersebut.
Terkait jumlah penerima, Galuh Tantri menyebut masih akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran. “Awalnya kami menargetkan 500 penerima beasiswa, tetapi target ini masih harus dihitung ulang sesuai kemampuan anggaran yang tersedia,” katanya.
Program beasiswa ini sepenuhnya dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalsel. Saat ini, Disdikbud masih melakukan penjajakan biaya SPP serta biaya hidup bersama perguruan tinggi yang menjadi mitra.
“Kami berharap bisa mendapatkan skema biaya yang efisien, sehingga lebih banyak siswa yang bisa terbantu,” pungkas Galuh Tantri. (Wartabanjar.com/MC Kalsel)
Editor Restu







