WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Upaya Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat dan pencatatan identitas anak mendapat sambutan positif dari Ketua Komisi I DPRD Banjarbaru, Ririk Sumari.

Program yang digagas langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, ini mencakup sejumlah bantuan strategis, seperti pengadaan ambulans untuk lima Puskesmas di tingkat kecamatan, distribusi Sirup Fe untuk bayi dan balita, serta pemberian susu bagi ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan anak-anak balita.

Tidak hanya itu, Pemko juga memperkenalkan berbagai inovasi modern, mulai dari peluncuran video pembelajaran untuk ibu hamil, penggunaan alat antropometri digital untuk memantau tumbuh kembang anak, hingga peluncuran program Generasi Emas yang menggabungkan edukasi dan pendaftaran identitas anak secara terpadu.

Ririk menilai, program-program ini sebagai langkah tepat dalam upaya menurunkan angka kematian ibu hamil serta mencegah stunting sejak dini.

"Kami mendukung penuh upaya ini. Harapannya, program ini bisa menjadi langkah awal yang efektif untuk menekan angka stunting dan kematian ibu di Banjarbaru," ujarnya kepada awak media.

Ia secara khusus menyoroti program Generasi Emas, yang menurutnya sangat membantu proses pencatatan identitas anak secara lebih cepat dan efisien.

"Dengan sinergi lintas sektor seperti ini, pencatatan anak dalam Kartu Keluarga bisa langsung dilakukan dari Puskesmas. Ini lompatan besar dalam pelayanan publik," jelasnya.

Ririk berharap, terobosan ini bisa diterapkan di seluruh Puskesmas yang ada di Banjarbaru, bukan hanya di wilayah tertentu saja.

"Disdukcapil juga harus bersiap, agar program ini berjalan maksimal di semua kecamatan, tidak hanya di Cempaka," pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor Restu