WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menunjukkan komitmennya dalam pelestarian budaya lokal melalui gelaran Malam Hiburan Persatuan Paguyuban Kuda Lumping di Lapangan Dalas Hangit Kodim 1009/Pelaihari, Sabtu (27/9/2025) malam.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto.
Dalam pidatonya di hadapan para seniman dan masyarakat, Bupati menegaskan kembali komitmen pemerintah daerah untuk tidak hanya fokus pada satu sektor pembangunan.
Ia menyoroti pentingnya keseimbangan antara pembangunan fisik dengan pelestarian nilai-nilai seni dan budaya, khususnya Kuda Lumping, sebagai warisan yang harus dijaga dari gempuran budaya asing.
“Komitmen kami bukan hanya di satu bidang, melainkan seluruh bidang, termasuk seni keagamaan dan pendidikan seperti yang juga disampaikan Pak Dandim. Tahun depan, insyaAllah dana hibah untuk Paguyuban Kuda Lumping akan meningkat menjadi delapan kelompok, sehingga kegiatan bisa dilaksanakan di tiap-tiap kecamatan,” ucap Bupati.
Ia juga menyoroti peran multifaset kegiatan kesenian tersebut.
Menurutnya, acara semacam ini tidak hanya berfungsi sebagai panggung ekspresi budaya, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.
Kehadiran para pedagang kecil (UMKM) di sekitar lokasi acara menjadi bukti nyata bahwa pergelaran seni mampu menciptakan perputaran ekonomi di tingkat akar rumput.







