Namun, polemik sempat mencuat usai GP San Marino. Media Jepang disebut-sebut mendapat arahan dari Dorna Sports yang kini dimiliki oleh Liberty Media untuk hanya menyebut Marquez sebagai juara dunia tujuh kali, bukan sembilan, jika gelar musim ini resmi diamankan.
Hal serupa juga muncul dalam unggahan media sosial resmi MotoGP yang menyebut Marc hanya akan mengoleksi “tujuh gelar” jika menang tahun ini.
Saat ditanya soal kontroversi ini, Marquez menjawab diplomatis.
“Hal itu tidak dalam kendali saya… tentu saja, angka-angka itu sangat penting,” ujarnya.
Kini, publik menantikan apakah Marc Marquez akan mengukir sejarah kembali di Motegi, atau akan menunda selebrasi juara dunia ke seri-seri selanjutnya. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







