Dalam beberapa bulan terakhir, langkah-langkah Bogotá terhadap Israel dan pernyataan anti-intervensi Washington telah memperuncing hubungan bilateral.
Reaksi dunia beragam: sebagian negara dan kelompok HAM memuji keberanian Petro mengangkat isu kemanusiaan yang mendesak, sedangkan pihak lain memperingatkan bahwa seruan untuk “mengangkat senjata” berpotensi memicu eskalasi dan melanggar aturan internasional. Diskusi di PBB diperkirakan akan berlanjut dalam berbagai forum diplomatik, termasuk sidang-sidang Dewan Keamanan dan Majelis Umum.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad
