HOROR DI HOTEL! Super Typhoon Ragasa 2025 Hantam Bangunan Tinggi, Tamu Panik Berlarian!

23 September 2025 → Filipina utara dihantam: kapal hilang, banjir bandang, korban jiwa mulai berjatuhan.

24 September 2025 (pagi) → Taiwan diterjang dahsyat. Bendungan alami di Hualien jebol, melepaskan 60 juta ton air, memicu banjir bandang mematikan.

24 September 2025 (malam) → Hong Kong dan Guangdong, Tiongkok, masuk status siaga penuh. Evakuasi besar-besaran dilakukan.

25 September 2025 (hari ini) → Guangdong dihantam langsung. 1,9 juta orang dievakuasi, sekolah ditutup, transportasi lumpuh, dan kota-kota berubah jadi lautan air.

Sementara itu Teror Ragasa 2025 meninggalkan korban dan Kerusakan di Taiwan: 17 korban jiwa dan Filipina: 10 korban jiwa.

Tiongkok: Evakuasi terbesar sepanjang 2025 dengan 1,9 juta penduduk dipindahkan.

Atap rumah beterbangan, jalan raya berubah jadi sungai, hingga aliran listrik padam di banyak wilayah. Ragasa kini disebut-sebut sebagai badai paling mematikan tahun ini.

Para pakar cuaca menegaskan, amukan Ragasa adalah peringatan keras krisis iklim. Perubahan iklim global diyakini memperkuat intensitas badai, membuat Asia semakin rentan terhadap bencana ekstrem.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)

editor: nur muhammad