Violet bukan sekadar bicara tanpa dasar. Pada 2019, ia sendiri pernah mengalami post-viral condition yang membuatnya merasakan langsung dampak serius infeksi virus. Pengalaman itu menjadikannya vokal dalam isu kesehatan.
Musim panas lalu, ia bahkan sempat berpidato di rapat dewan kota Los Angeles untuk mengecam minimnya aturan penggunaan masker di rumah sakit.
“Saya pernah mengalami kondisi pasca-virus. Saya tahu bahwa pengobatan tidak selalu punya jawaban atas konsekuensi virus, bahkan yang ringan sekalipun,” ujarnya.
Debut berani Violet Affleck di PBB ini menuai pujian, sekaligus memantik diskusi global tentang urgensi masker dan udara bersih sebagai perlindungan generasi masa depan.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







