WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Sungai Martapura kembali memukau publik lewat gelaran spektakuler Festival Jukung Hias Tanglong 2025, yang berlangsung selama dua hari penuh, 23–24 September, di kawasan ikonik Siring Menara Pandang. Acara ini menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-499 dan sukses menyulap sungai menjadi panggung budaya air yang gemerlap.
Sebanyak 36 jukung hias dari berbagai instansi tampil memukau dengan kreasi tematik: dari miniatur Menara Pandang, naga raksasa, kerajaan Banjar, hingga fauna ikonik yang menggambarkan identitas lokal. Malam hari menjadi puncak kemeriahan, saat lampu tanglong menyinari sungai dan memikat ribuan pasang mata warga yang memadati tepian.

“Tahun ini beda! Biasanya hanya sehari, sekarang dua hari. Penilaian pun dibagi: 80 persen di hari pertama, 20 persen di hari kedua. Jadi masyarakat bisa lebih lama menikmati,” ujar Sekda Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, yang turut hadir menyaksikan parade air.
Ia menambahkan, festival ini bukan hanya hiburan, tapi juga berdampak langsung pada ekonomi warga. “Penginapan, kuliner, dan wisata lokal meningkat. Kreativitas peserta juga makin luar biasa, dengan hiasan yang lebih besar dan inovatif,” katanya.














